RUMAH MAKAN ITALY “MIES CONATINER”

20786500_2009336585967442_990921379_nDi keluargaku selalu terdapat pengaruh dari Italy karena pendahulu saya merupakan orang Italy. Selalu terdapat makanan Italy favoritku ketika saya berulang tahun, bernama ravioli – sejenis pangsit yang terdisi dari isian yang ditutup dengan kedua lapisan adonan pasta yang tipis. Biasanya disajikan dengan kaldu ataupun saus pasta.

Ketika saya datang di Korea, setelah mencoba banyak makanan enak di Korea, saya memutuskan untuk mencoba makanan di rumah makan Italy yang memiliki menu yang sangat enak dan banyak direkomendasikan. Temanku dari Perancis membantu saya untuk mencari dan akhirnya kami menemukan rumah makan “Mies Container” (미즈 컨테이너), terletak di kompleks Gangnam.

20751165_2009336582634109_699166461_nMies Container merupakan salah satu dari beberapa rumah makan yang terkenal di Gangnam, yang membuatnya terkenal tidak hanya karena makanan yang disajikan saja namun juga karena pelayanan yang diberikan dan juga infrastrukturnya. Rumah makan tersebut sangat kreatif dan memiliki tema yang menarik : bentuknya seperti container dan semua pekerja disana mengenakan helm pelindung dan rompi berwarna jingga.

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, menu yang ditawarkan sangat beragam : salads, pizza, lasagna, ravioli, rissoto, spaghetti, dan sebagainya. Harga yang ditawarkan mulai dari $ 5 sampai $ 15. Apabila harga yang ditawarkan sedikit mahal, saya merekomendasikan anda untuk pergi kesana dengan beberapa teman anda, jadi anda dapat makan banyak, dan total pembayarannya bisa dibagi jadi tidak begitu mahal.

Rekomendasi penting yang lainnya untuk anda adalah agar datang lebih awal, jadi anda tidak harus menunggu lama karena rumah makan tersebut biasanya penuh.

Apabila anda tertarik, dipostingan ini juga saya cantumkan lokasinya dan jam bukanya :

Alamat :  9 Seocho-daero 73-gil, Seocho-gu, Seoul, Korea Selatan

Jam buka :  Senin sampai Minggu, dari jam 11:00 ~ 14:00.

Selamat Makan!

 

Ditulis oleh : Fabiola Rodriguez La Torre

Diterjemahkan oleh : William Christianto Setiawan

MUSEUM NASIONAL KOREA

nationalmuseumofkorea_01Sebelum memulai semester pertamaku di Universitas Myongji, Saya memutuskan untuk mengambil kelas “Asian culture” dan “Tourism Management”. Hampir semua orang bertanya padaku, mengapa saya mengambil kelas ini dan mengapa tidak mengambil kelas yang berhubungan dengan bahasa karena saya dari fakultas bahasa (Professional Translation and Interpretation). Alasan saya mengambil kelas tersebut adalah karena beberapa tahun lalu saya belajar mengenai managemen pariwisata dan perhotelan, namun karena alasan pribadi saya memutuskan untuk mengganti fakultas dan sejak saat itulah saya mulai belajar mengenai fakultas saya yang sekarang di universitas asal saya.

Ketika saya mengecek kelas ini di program S1 Myongji saya merasakan perasaan yang sama ketika saya mengambil jurusan pertama kali yang saya ambil di universitas asal saya, dan juga saya merasa termotivasi untuk menemukan lebih lagi budaya Asia.

Hari – hari telah berlalu dengan cepat begitu juga dengan tes tengah semester, dosen kami menyuruh kami untuk memilih satu tempat wisata untuk dikunjungi, namun sebelum mengunjungi tempat – tempat tersebut kami harus berada dalam sebuah grup yang terdiri dari 3 sampai 4 orang. Setelah mengunjungi tempat yang sudah dipilih, kami harus mempresentasikan mengenai tempat wisata yang sudah kami kunjungi. Grupku memutuskan untuk mengunjungi “National Museum of Korea”.

Museum Nasional Korea ini merupakan rumah bagi setidaknya 135,000 benda pusaka, yang mana 5000 di antaranya dipamerkan kepada masyarakat. walaupun begitu, bukan hanya benda – benda pusaka nya saja yang membuat museum ini menjadi mengesankan, namun juga karena infrastruktur yang sempurna dengan menggabungkan kekunoan dan kemodernan, dan hal tersebut merupakan hal yang umum di Korea Selatan.

20726891_2008476552720112_992169148_oJuga, Museum Nasional Korea ini menawarkan informasi panduan dan petunjuk layanan untuk semua pengunjung termasuk pengunjung asing. Panduan dan petunjuk tersebut disediakan dalam beberapa bahasa, diantaranya ialah (Inggirs, Jepang, dan bahasa China).

20773290_2008476529386781_1232200068_oBeberapa galeri penting terletak di lantai 1 : diantaranya galeri Goryeo Caledonia, galeri kapal Joseon Buncheon, dan galeri keramik putih Joseon. Ada 8 galeri lainnya yang terletak di lantai bawah tanah, termasuk galeri patung Budha dan galeri logam.

Dari semua galeri yang ada, anda akan dapat belajar mengenai budaya masyarakat Korea. ada lebih dari 145 jenis hasil kesenian termasuk diantaranya :  kapal Korea dari tanah liat, bagian – bagian senapan, “samulnori”, dan sebagainya. Dan mereka juga memiliki 26,000 buku mengenai budaya tradisional Korea.

Museum tersebut juga menawarkan layanan hiburan dan fasilitas lainnya. Seperti, apabila anda ingin membeli souvenir atau buku yang berhubungan dengan kesenian atau bahasa Korea, anda dapat pergi ke toko buku dan toko souvenir, yang berada di lantai pertama.

Mereka juga memiliki pusat perbelanjaan, dimana anda dapat menemukan food court yang menawarkan makanan tradisional dan internasional. Demikian juga, museum ini memiliki area parkir dan fasilitas – fasilitas yang dibuat untuk kenyamanan pengunjung, menawarkan pelayanan eksklusif bagi orang dengan kebutuhan khusus dan masyarakat diatas 80 tahun.

Apabila anda mengunjungi Seoul, jangan lupa untuk mengikutsertakan museum ini kedalam daftar perjalanan anda. Disini juga saya lampirkan lokasi dan juga jam kunjungannya.

Alamat : Seobinggo – ro 137, Yongsan – gu, Seoul. 서울특별시 용산구 서빙고로 137 (용산동6가)

Jam kunjungan :

Selasa, Kamis, Jumat : jam 09:00 ~ 18:00

Rabu dan Sabtu : jam 09:00 ~ 21:00

Minggu dan hari libur : jam 09:00 ~ 19:00

 

Ditulis oleh : Fabiola Rodriguez La Torre

Diterjemahkan oleh : William Christianto Setiawan

una maravillosa experiencia en suwon

CIMG0764

¡Hola! Si en el último post discutimos sobre Busan, parece que es hora de cambiar nuestro destino, ya que sería realmente aburrido si hablaramos una y otra vez sobre Busan, ¿no creen?. Recientemente fui a un viaje de excursión a Suwon con el equipo de ISF, así que me gustaría compartir con ustedes mi experiencia.

1502544402907

Suwon es otra ciudad capital y la ciudad más grande de la provincia de Gyeonggi y también la provincia más poblada que rodea Seúl. Suwon también conocido como “la Ciudad de la Piedad Filial”.

En Suwon se encuentra una de las más famosas fortalezas de la historia de Corea, la Fortaleza Hwaseong, una herencia cultural nominada así por la UNESCO, que representa años de historia y tradición de Corea del Sur. Durante mie stancia en Suwon realicé diversas actividades netamente culturales, tales como: visitar el Museo del baño, lanzamiento de flechas con un arco tradicional coreano, trabajos en ceramica, ov}bservar las presentaciones de artes marciales, monntar un coche turístico único y en él, recorrer la ciudad de Suwon.

Sin embargo, la más impresionante y excitante actividad que realicé en Suwon fue subir a un globo aerostático en el que pude observar toda la ciudad por completo desde los cielos de Suwon.

Las atracciones turísticas de Suwon: 

Si quieres visitar Suwon, aségurate de alquilar una guía turística que te ayude a conocer las atracciones má simportantes de esta ciudad, en tu itenerario no debe faltar la visita a la Fortaleza de Hwaseong y observar las ceremonias que se llevan a cabo en ellas y pesenciar el espectaculo de música tradicional coreana.

La mejor parte del viaje a Suwon es que te puedes tomar muchas fotos hermosas en esta ciudad, ya que tiene un paisajismo natural hermoso. Una recomendación es que cuando hagas este tipo de viajes, siempre vayas con zapatos que sean realmente cómodos para ti, ya que caminarás mucho visitando las diferentes atracciones.

CIMG0473

En las vacaciones de verano o de primavera es el mejor momento para visitar Suwon, porque varias atracciones no se pueden visitar si hay un mal clima. Por otro lado, si visitas Suwon durante las vacaciones de verano, tendrás la oportunidad de ver el festival cultural anual que el gobierno de Suwon realiza, llamado “Yahaeng” (야행)

Escrito por: William Christianto Setiawan

Traducido por: Fabiola Rodríguez La Torre

ITALIAN RESTAURANT “MIES CONTAINER”

20786500_2009336585967442_990921379_n

In my family there has always been an Italian influence since my ancestors were Italians. I always have for my birthday my favorite Italian food, called ravioli —a type of dumpling composed of a filling sealed between two layers of thin pasta dough. It is usually served either in broth or with a pasta sauce.

When I came to Korea, after trying so much Korean delicacy, I decided to look for a good Italian restaurant that has a really good menu and many recommendations. My French friend helped me in the search and we both found the restaurant Mies Container (미즈 컨테이너), located in the district of Gangnam.

20751165_2009336582634109_699166461_n

The Mies Container is one of the most popular restaurants in Gangnam, not only for its good food but also for the efficiency in customer service and the infrastructure of the place. The restaurant has a very creative and interesting theme: it appears to be a container in which all workers are wearing a protective helmet and a fluorescent orange vest.

As I mentioned before, the menu is very varied: salads, pizza, lasagna, ravioli, rissoto, spaghetti, etc. And prices range from $ 5 to $ 15. If the price seems a little expensive, I recommend you to go with several friends, so you can eat more, and split the account so it will be not expensive at all.

Another important recommendation for you is to be early, so you will avoid waiting too long because the restaurant is usually full of people.

If you are interested in going, here I attach the exactly location and the opening hours:

Address: 9 Seocho-daero 73-gil, Seocho-gu, Seoul, South Korea.

Opening hours: Monday to Sunday, from 11am to 2pm.

Buon Appetito!

Written by: Fabiola Rodríguez La Torre

FOOD IN KOREA “ KOREAN FRIED CHICKEN”

i-m-kim-korean-bbq-concept-shot-2_800x0_crop_800x800_e3a9b7020fFor you who still planning to continue your study or just joining the exchange program to Korea, I bet you ever wondered about this question, How is the food in Korea, Is it suitable for our tounge or not? Don’t worry, because foods in Korea are pretty good!

yangnyeom_dakIf you are following the culinary development, you should know about one from several Korean dishes that going global at this time, even until United States. Yeap, It is Korean Fried Chicken. Chicken in Korean is “닭”(dak), but most of the restaurants now using “치킨” (chikin). Because a lot of people comes from around the world so they give that name to easier for them to read it.

The way they eat is also different from Indonesia, Indonesian eat chicken with rice meanwhile Korean eat it without rice, just eat chicken. The physical appearance is also a little bit different. Korean Fried Chicken ussually served with sweet sauce, hot sauce, or bbq sauce, and the chicken sliced to a small pieces so it’s easier to eat, the utensils are 2 forks.

f0056296_50cde5af3592dThe foreigners favorite is not just the chicken, but they also like “오뎅” (odeng), samgyeopsal, bulgogi, and many more.

Written by : William Christianto Setiawan

 

Photo Source:

  1. http://www.hungrygowhere.com/singapore/i-m-kim-korean-bbq-scotts-road-newton/
  2. http://www.eatingkorean.com/?p=356
  3. http://sites.psu.edu/jiyoonpassionblog/2015/03/03/korean-chicken-%EC%B9%98%ED%82%A8/

THE NATIONAL MUSEUM OF KOREA

nationalmuseumofkorea_01

Before starting my first semester at Myongji University, I decided to take Asian Culture and Tourism Management class. Everyone asked me the reason why I did choose this class instead of any other related to languages because my current major (Professional Translation and Interpretation). The thing is that few years ago I was studying Tourism and Hospitability Management, but for personal reasons I decide to change my major and since that moment I started to study my current major at my home university.

When I checked this class on Myongji Undergraduate Program I felt the same feeling when I was taking my first major at my home university and also, I felt so motivate to discover more about Asian Culture.

The days passed so fast and as our midterm exams, our professor told us to choose one touristic or cultural place to visit, but before do this; we must be in groups of 3 or 4. After visit the chosen place, we had to do a kind of inform and a presentation introducing the place we had visited. My group decided to visit the National Museum of Korea.

This museum is the first exhibition institution of Korean traditional culture. The National Museum of Korea contains approximately, 135,000 relics, of which 5,000 are exhibited to the public. However, not only these magnificent relics are the most impressive thing about National Museum, but also the great infrastructure that perfectly combines antiquity with modernity, something that is very common in South Korea.

20726891_2008476552720112_992169148_o

Also, the National Museum of Korea offers Information Guide and other guidance services for all visitors, including foreign visitors: The orientation service is given in different languages (English, Japanese and Chinese).

20773290_2008476529386781_1232200068_o

Some important galleries are located at the first floor: the Gallery of Celadonia of Goryeo, the Gallery of the Vessels of Joseon Buncheong and the Gallery of the White Porcelain of Joseon, among others. There another eight galleries located underground floor, such as the Gallery of Buddhist Statues and the Gallery of the Working of Metals.

From all of them, you will be able to learn about Korea’s folk culture. There are more than 145 kinds of artistic works: Korean clay vessels, gun parts, “samulnori”, etc., and approximately 26,000 books about traditional Korean culture.

The museum also offers recreation services and other facilities. For example, if you would like to buy souvenirs or a book related to Korean art or language, you can go to the bookstore and the souvenir shop, located on the first floor of the museum.

In addition, they also have a shopping center, in which you can find a food court that offers traditional and international food. Likewise, the museum has a large parking area and its facilities are made for the comfort of its visitors, offering exclusive services for people with disabilities or people over the age of 80.

If you visit Seoul, do not forget to include this great museum in your itinerary. Here I attach the exactly location and visiting hours.

Address: Seobinggo-ro 137, Yongsan-gu, Seúl. 서울특별시 용산구 서빙고로 137 (용산동6가)

Visiting hours:

Tuesday, Thursday & Friday: 09:00 ~ 18:00hrs.

Wednesdays & Saturday: 09:00 ~ 21:00hrs.

Sunday & Holidays: 09:00 ~ 19:00hrs.

 

Written by: Fabiola Rodríguez La Torre

MAKANAN DI KOREA “Ayam goreng ala Korea”

i-m-kim-korean-bbq-concept-shot-2_800x0_crop_800x800_e3a9b7020fBagi anda yang sedang merencanakan melanjutkan pendidikan atau hanya sekedar mengikuti pertukaran pelajar ke Korea pasti pernah dibuat bingung dengan pertanyaan ini, bagaimana makanan di Korea, cocok dengan lidah orang Indonesia tidak ya? Jangan khawatir karena makanan di Korea cukup lezat lho.

yangnyeom_dakApabila anda mengikuti perkembangan kuliner, anda pasti mengetahui salah satu masakan khas Korea yang sedang terkenal hingga di Amerika. Ya, benar, ayam goreng khas Korea atau “Korean fried chicken”. Ayam itu sendiri dalam bahasa Korea yaitu “닭” (dak), namun kebanyakan rumah makan sekarang menggunakan “치킨” (chikin) agar lebih penamaannya lebih internasional dan agar semua orang mengetahuinya. 

Budaya makannya pun juga berbeda dengan yang ada di Indonesia, kalau masyarakat Indonesia memakan ayam dengan nasi, sedangkan masyarakat Korea apabila makan ayam tanpa nasi, hanya ayam saja. Bentuk fisiknya pun juga berbeda, Korean fried chicken biasanya disajikan dengan saus manis (kecap), pedas, ataupun barbeque dan dipotong kecil sehingga mudah dimakan dengan menggunakan 2 buah garpu.

f0056296_50cde5af3592dyang menjadi favorit masyarakat dari luar Korea bukan hanya ayam saja, mereka juga menyukai makanan seperti contoh fish cake “오뎅” (odeng), samgyeopsal, bulgogi, dan masih banyak lagi.

Ditulis oleh : William Christianto Setiawan

 

Sumber foto :

  1. http://www.hungrygowhere.com/singapore/i-m-kim-korean-bbq-scotts-road-newton/
  2. http://www.eatingkorean.com/?p=356
  3. http://sites.psu.edu/jiyoonpassionblog/2015/03/03/korean-chicken-%EC%B9%98%ED%82%A8/

VIAJE A BUSAN: EL ACUARIO “SEA LIFE”

483111740_1280x720

Cuando la olar de calor de verano azota con fuerza Corea del Sur, ir a la playa se convierte en prioridad de todos sus ciudadanos y de sus turistas, y que mejor destino que Busan. Y es que Busan es conocido por sus hermosas playas, tales como: la playa de Gwanggali, de Songjeong, de Songdo, de Dadaepo, y de Haeundae. En esta ocasión les hablaré sobre esta ultima playa, la cual visité durante mi viaje a Busan.

 

Algunas características del lugar:

  1. Haeundae es una de las playas mas famosas en Busan, asi que no te sorprendas si te encuentras con un montón de personas durante tu visita.
  2. Cada año se organizan actividades culturales.
  3. Esta playa se caracteriza por sus aguas claras y su arena blanca, convirtiéndolo en un perfecto destino turistico.
  4. “Sea Life”, ubicado en esta zona, es considerado el acuario mas grande de Corea del Sur.
  5. Cada playa de Busan posee una textura de la arena diferente.

ElSea Life”, el acuario mas grande de toda Corea del Sur, se encuentra en esta zona también. Para que puedan ver este espectacular acuario, les iré mostrando algunas fotos.

 

Como pueden apreciar en estas fotos, el Sea Life fue construído por debajo del suelo y en el se ha albergado miles de especies marítimas, incluso varias especies de tiburones. Este acuario alberga a más de 10 000 especies. También dentro del mismo podremos encontrar sitios de recreación, como una cafeteria y una tienda de suvenires.

2444313_image2_1

La entrada es de de unos 23 000w para niños mayores de 7 años y 29 000w para adultos. Si quieres refrescarte en este verano sin meterte en el agua, este lugar es perfecto para ti.

 

 

 

 

Lo que convierte a este acuario en uno de los mejores de Corea, no es su gran infraestructura sino su programa de actividades y su gran variedad de especies por conocer: peces, anfibios, reptiles, etc. Asimismo, ellos también tienen la responsabilidad de crear programas sostenibles de restauración de la vida marítima y siempre trabajan bajo la política de crianza, rescate y protección de los seres que habitan en el mar.

Para más información del lugar, visite esta página:

https://www.busanaquarium.com/en/Brp/Brp.aspx

Escrito por: William Setiawan

Traducido por: Fabiola Rodríguez La Torre

WONDERFUL EXPERIENCE IN SUWON

CIMG0764

Hello! If in the last few post we discussed about Busan, looks like it’s time to change the other destination, it’s quite boring if we keep talking about Busan again and over again right? Because of in the last Friday I joined the tour to Suwon with the ISF, so I’d like to share my experience to all of you, I hope you like it! ^^

1502544402907It doesn’t feels right if don’t explain Suwon to you in the first time, Suwon is an another capital city and the largest city in Gyeonggi Province and also the most populated province which is surrounds Seoul, the National Capital city. Suwon also known as “the City of Filial Piety”. The cultural atmosphere in this city is really intense. It’s a perfect choice if you want to feel the Korean culture through Suwon.

The good thing from Suwon is, you can see the famous Hwaseong fortress which is a cultural heritage that have been nominated by the UNESCO and you can also feel wonderful cultural experience in Suwon. As for example : visit the Museum of toilet, practice to throw arrows using traditional bow like in the past, make a character’s face using ceramics, watch the martial arts shows, ride a unique tour car and go around Suwon city, and the most breathtaking attraction is you can even ride an air balloon and go up until 100 meters above the ground, so you can see Suwon city from height!

The attractions Photos :

If you want to stay for a night in Suwon, make sure you also rent a tour guide who will take you around the Hwaseong fortress in the night and show you the ceremony, traditional music show, and you can also make your own lantern!

And the best part is, because Suwon has a beautiful nature asset and also the city arrangement is also cool, you can take a lot of cool pictures there!

I suggest you to always using a comfortable shoes or slippers when you go to travel, especially to Suwon, because the distance between attration to the other attraction is pretty far.

CIMG0473On the summer holiday or spring holiday is the best time to visit Suwon, because several attraction can’t be used if the rain, snow, or bad weather comes. Beside that, the plus point if you visit Suwon on the Summer holiday is , you have a chance to see the annual cultural festival that organized by the Suwon government, named Suwon “Yahaeng”     (행)

Written by : William Christianto Setiawan

Đại học Myongji, liên tiếp 3 lần đạt giải vô địch hạng mục nữ trong kỳ thi Liên đoàn quần vợt mùa đông các trường đại học toàn quốc

Đại học Myongji, liên tiếp 3 lần đạt giải vô địch hạng mục nữ trong kỳ thi Liên đoàn quần vợt mùa đông các trường đại học toàn quốc

명지대

Đại học Myongji đã đạt được 3 giải liên tiếp hạng mục nữ trong kỳ thi Liên đoàn quần vợt mùa đông các trường đại học Kỳ 71. Với chiến thắng ngược dòng với tỉ số 3-2 trong trận tranh đấu với đại học Hanchae tại trận chung kết hạng mục nữ được diễn ra ở công viên quần vợt Yanggu Kangwon vào thứ 6, ngày 17 tháng 3.

명지대학교

Hạng mục nam của đội tuyển Myongji cũng được vào trận chung kết trong kỳ thi Liên đoàn quần vợt mùa đông các trường đại học nhưng đã bị bại với tỉ số 1-3 với đội trường KonKuk và giành được giải nhì.

Huấn luyện viên Sin Soonho của trường Myongji đã nói rằng: “ngay từ đầu trong mùa đấu tôi luôn cảm thấy áp lực” và “tôi đã băn khoăn không biết phải làm thế nào để huấn luyện từng thành viên trong trận đấu mùa đông”. Và sau khi đạt được giải vô địch đã bày tỏ rằng: “tôi đã nhìn thấy đội tuyển đại học Myongji với chiến lược cấp hạng đã giảm sút, nhưng toàn đội đã lấy hết dũng khí với ý chí có thể làm được và đã phục hồi tinh thần chiến đấu và đã giành được chiến thắng”.

명지3

Với chiến thắng này đại học Myongji đã liên tiếp 3 lần đạt giải vô địch từ Kỳ 69. Chúng ta không quên bày tỏ sự cảm ơn và khích lệ tinh thần thi đấu với năng lực vượt trội của các cầu thủ trường chúng ta.

Tâm Đăng.